Kebetulan. Yang tadinya dicari-cari tau-tau malah muncul sendiri pada saat nggak dicari-cari. Dulu pernah suka dengan seseorang yang pada awalnya aja nggak tau entah siapa namanya. Ketemu sekilas di suatu acara tanpa sempat kenalan. Tapi karena suka jadi penasaran pengen tau lebih jauh lagi. Dengan berbagai usaha tau juga siapa namanya.
Masih belum cukup, dimanakah rumahnya? Jaman dulu kalau berniat mau kenalan ya tentu harus ketemu orangnya secara langsung. Dengan berbagai usaha lagi kemudian jadi tau juga dimana daerah rumahnya. Ini daerah lho ya, bukan alamat. That was the best I could get. Berbekal nama daerahnya maka selama beberapa malam berjalan-jalan di daerah tersebut demi sekedar mencari tau dimanakah gerangan alamatnya itu. Udah kesana kemari tetapi nggak ketemu juga, hingga berpikir untuk menyerah.
Pada suatu malam saat udah hampir menyerah dan bersiap pulang tiba-tiba ngeliat yang disuka itu lagi duduk di rumahnya. Bisa tau karena tirai jendelanya belum ditutup. Tanpa berlama menunggu, setelah beberapa malam kemudian berkunjung ke rumahnya buat kenalan, modal nekat. Untungnya diterima dan nggak disuruh pulang, hehe...
Peristiwa yang lain. Mirip-mirip juga. Suka dengan seseorang pada saat berpapasan di jalan. Dia saat itu lagi jalan ke kampusnya. Setelahnya cuma tau namanya dan dimana tempat kuliahnya, di Fakultas apa gitu, belum tau dimana rumahnya. Waktu berlalu.
Kemudian, pada suatu senja menjelang malam, saat lagi dengerin radio, radio Oz, 'turn the radio up for that sweet sound' *nyanyik*, tau-tau ada yang ngirim lagu buat yang lagi disuka itu. Disebutkan dengan lengkap nama plus alamatnya, kan biar nggak keliru kirim. Kebetulan lagi, tanpa dicari-cari jadilah tau alamatnya. Tengkiu buat yang ngirimin lagu lho, sungguhlah berjasa banget, hehe...
Langsung kenalan setelah itu? Enggak lah, kenalnya sekitar dua tahun kemudian, hehe... Lama yak. Soalnya merasa percuma juga kalau harus kenalan pada saat itu juga. Dan tidaklah sia-sia menunggu selama dua tahun karena pada akhirnya tau punya perasaan yang sama. Dengan yang sebelumnya juga gitu, usahanya nggak sia-sia karena ternyata dia punya perasaan yang sama juga.
Satu lagi, tapi kali ini bukan soal kebetulan. Saat itu, pada suatu siang, lagi jalan dengan seseorang yang lagi disuka dan dia juga udah tau tapi belum mengungkapkan apakah suka juga atau enggak. Karena belum makan mampir di Hokben Setiabudi, di Bandung ini, buat makan siang.
Di tempat makan nggak duduk di depannya akan tetapi di sebelahnya. Sempat kayak agak gimana gitu dianya tapi tetep dibiarin aja duduk di sebelahnya. Yang sungguhlah nggak disangka, setelah selesai makan malah ditawari buat menyicipi minumannya dia. Tentunya nggak ditolak dong. Apakah dia kemudian punya perasaan yang sama? Well... biarlah itu menjadi rahasia kami berdua ;-)
No comments:
Post a Comment