Beberapa hari lalu sempat nonton FTV yang satu lagu temanya ada yang berjudul "Pasti Bisa". Gegara tuh lagu jadi keingetan patung Pancoran, eh, kok patung Pancoran sih malih, malah ngelantur. Jadi keingetan lagu yang lain lagi dari penyanyi yang nyanyiin lagu itu maksudnya. Lagu yang terkenal juga beberapa tahun silam. By the way, masih ada nggak sih yang dengerin lagu "Everybody Knew" sekarang sekarang ini? Except me of course :-p
Kalau diperhatiin syairnya dengan seksama, "Pasti Bisa" boleh dibilang kayak kelanjutan dari lagu "Everybody Knew". Wahiya, sebelum dilanjut, kedua lagu tersebut dinyanyiin oleh penyanyi yang udahlah terfavorit lulusan Indonesian Idol, Citra Scholastika. Harap dicatat jika ini adalah penilaian subyektif tentu, mungkin karena lagu-lagunya beraroma jazz gitu, makanya sebagai penikmat jazz jadi baper.
Kisah dari kedua lagu itu sebenernya agak menyedihkan juga, cuma aja nggak ketara sebab Citra Scholastika saat nyanyiinnya nggak tampak ada ekspresi sedih-sedihnya, malah hepi-hepi gitu (setidaknya begitu yang dapat diinterpretasikan dari tayangan video klipnya). Selain itu, musiknya juga bukan musik yang menyedihkan. Padahal "Everybody Knew" kan kisah lagunya yaitu soal seseorang, cewek (oleh sebab yang nyanyi cewek) yang memergoki jika pasangannya ternyata lagi jalan dengan orang lain, dan karena kesel makanya si cewek bilang kalau 'everybody knew you're a liar'.
Kalau untuk lagu "Pasti Bisa" isi lagunya adalah soal menyemangati diri sendiri pada saat mengalami kesedihan dan/atau kekecewaan dengan suasana matahari terbenam sebagai mediumnya. Makanya cocok kan? Pasangan jalan dengan orang lain kemudian berusaha bangkit dalam kesendirian sambil menikmati saat-saat matahari terbenam. Sepertinya lagu yang sesuai untuk penikmat senja.
Terus, maksudnya apa nih kok ngebahas dua lagu ini? Well... Nggak ada maksud apa-apa sih, cuma gegara kedua lagu tadi jadi aja bikin keinget dengan seseorang di masa lalu. Nggak penting banget ya, hehe... :-p
:-)
Happy Monday!
No comments:
Post a Comment